Wednesday, August 03, 2016

Hambatan yang Membelenggu Vs Kesempatan yang Menantang

Seorang dosen yang jadi penguji tesis seorang mahasiswi magister bertanya, "kelak jika anda lulus S2, menjadi seorang ilmuwan dan sudah menikah, kemudian suami anda minta agar anda tidak bekerja, apakah anda bersedia"? Mahasiswi itu mejawab lugas, "saya tidak bersedia, saya sudah meraih S2. Saya akan bekerja karena saya sudah S2".
Apa makna dari jawaban mahasiswi tersebut?


Perempuan, ayo sekolah tinggi

Sore ini, 3 Agustus 2016 terjadi kecelakaan di kota. 15 perempuan dari kota yang bekerja di salah satu pabrik rokok terkenal mengalami musibah. 15 pekerja itu naik mobil dan mengalami kecelakaan. Situasi krisis terjadi. Hati saya sedih dan berdo'a, Ya Allah SWT, Ya Rahman, lindungi kami dan masyarakat kami. Ampuni kami ya Allah SWT.
Bagaimana usaha pekerja perempuan agar bisa mengatasi krisis?

Friday, July 29, 2016

Mengetahui Kegawatan pada Anak

Acara parenting di Namira school pada hari Sabtu, 30 Juli 2016 nenghadirkan nara sumber ibu dr. Ayu Komang MSc, SpA dokter spesialis Anak.
dengan materi mengetahui kegawatan anak secara medis. Ada tiga tanda kegawatan anak, yaitu demam tinggi, diare yang mengakibatkan disentri dan infeksi paru~paru.


Ibu dr. Ayu Komang memberi materi mengetahui kegawatan pada anak

Thursday, July 28, 2016

American Counseling Association di Singapura

Alhamdulillah, penulis bisa mengikuti dan presentasi di acara Asia Pacific Counseling Conference (APCC) 3-4 Juni 2016 di Suntec Singapore.

Najlah dan Ari Kd

Wednesday, July 27, 2016

Meraih Bahagia di Dunia dan Akhirat

Bahagia adalah impian setiap orang. Persoalannya apakah perempuan sudah bahagia? Ukuran bahagia menurut diri sendiri tentu berbeda dengan ekspektasi bahagia menurut orang lain. Hidup kaya dan terpenuhi kebutuhan belum jaminan seseorang memperoleh bahagia. Orang miskin juga berbahagia. Rasa bahagia ada di hati manusia. Menggali rasa bahagia adalah hidup yang selamat di dunia dan akhirat. Hidup yang sederhana dan tanpa beban. Bagaimana caranya agar bisa menjadi diri sendiri?

Perempuan Perlu Mencintai diri sendiri

Perempuan, cintai dirimu sendiri. Peran perempuan sebagai anak, istri, ibu dan anggota masyarakat sering membuat perempuan melupakan keselamatan dirinya. Terlebih, perempuan yang telah berumah tangga dan bekerja. Beban kerja yang ganda membuat kecapaian dan mengalami tekanan. Bagaimana agar perempuan berbahagia?

Thursday, June 23, 2016

Mengembangkan karakter sabar, teliti, dan tepat waktu melalui latihan konveksi

Hasil pelatihan konveksi oleh santri dapat melatih tiga karakter, yaitu sabar, teliti dan tepat waktu. Ketiga hal tersebut mampu dipelajari dari latihan cara membuat baju jubah sendiri. Mereka belajar mengukur, membuat pola, menggunting dan menjahit baju. Serangkaian keterampilan tersebut membutuhkan kesabaran, ketelitian dan ketepatan waktu.
Penutupan latihan konveksi, 23 Juni 2016