Thursday, August 03, 2017

Karunia Ilahi Pagi Hari

PAGI cerah. Sementara sinar matahari menerangkan bumi. Allah SWT menyediakan tanah subur di bumi pertiwi. Binatang ternak berjemur dipagi hari. Menikmati rumput di sawah. Tampak indah nikmat Tuhan untuk manusia. Persoalannya seberapa orang yang mampu menghayati kehidupan untuk menyembah Allah SWT? Seberapa banyak orang mampu mensyukuri anugrah hidup untuk berbuat baik?

Tuesday, August 01, 2017

Memahami Nilai Pekerjaan "Mbok Bakul"

Nilai spiritual individu beragam. Nilai bekerja sebagai ibadah. Seorang bekerja dengan niat berjuang. Berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Memberikan infak pada anak dan keluarga adalah ibadah.
Komunitas "mbok bakul" adalah ibadah. Dengan bekerja dapat menafkahkan hasil untuk keluarga. Memelihara diri dari meminta~minta. Bahwa tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.

Monday, July 10, 2017

Pengaruh Spiritual dan Religiusitas Terhadap Modifikasi Kognitif



Spiritual adalah hubungan hamba dengan penciptaNYA. Hubungan transendental antara pencipta dengan makhluk. Penghayatan spiritual disebut dengan religiusitas (keberagamaan). Individu dalam menghayati dan menjalankan hidup sesuai dengan pemahaman keagamaan yang dimilikinya. Bisakah agama mempengaruhi cara pandang kognitif individu? Keyakinan individu akan hal baik dan buruk, benar dan salah dipengaruhi oleh ajaran agama yang dianutnya.

Saturday, July 08, 2017

Bimbingan Konseling Komunitas Bencana

Bimbingan konseling mitigasi bencana adalah bantuan yang diberikan pada individu untuk membuat keputusan yang tepat sesuai  situasi darurat sehingga bisa selamat dari bencana.

Tujuan bimbingan dan konseling mitigasi bencana untuk membantu individu memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Individu memiliki kesadaran dan memiliki pengetahuan tentang hal yang perlu dilakukan pada situasi bencana.

Fungsi BK Mitigasi bencana adalah fungsi preventif atau fungsi pencegahan. Bimbingan mitigasi bencana berisi wawasan pengetahuan tentang kesadaran, tanda~tanda, kerentanan, cara mengatasi dan mencegah serta menghindari bencana.

Indonesia adalah rawan bencana. Secara geografis, terletak di lempengan etanusia. Ada berbagai macam bencana yang terjadi seperti faktor alam, letusan gunung berapi, tsunami, gempa bumi, tanah longsor, banjir bandang. Faktor kelalaian manusia seperti lumpur lapindo, kebakaran dan kerusakan hutan yang menyebabkan kabut asap dan banjir bandang.

Dampak bencana mempengaruhi kesehatan mental anak. Anak yang paling rentan terdampak dari bencana. BK mitigasi bencana memberikan perhatian pada anak~anak memiliki kepekaan dan perduli untuk keselamatan lingkungan dan alam sekitarnya.



Mengapa BK mitigasi Bencana dibutuhkan oleh komunitas? Sebagian masyarakat kurang memiliki kesadaran terhadap kerawanan wilayah bencana. Daerah Aliran Sungai (DAS)  dibangun rumah dan pertokoan. Toko menghasilkan ekonomi. DAS diperkotaan berpotensi besar. Tanah DAS dibangun dengan tembok permanen. Sebagian orang cepat melupakan masa banjir bandang yang membuat sungai meluap hingga 10 meter dari permukaan sungai. Akibatnya, jika terjadi musim hujan, sebagian masyarakat merasa takut, was-was akan terjadi longsor didaerah bantaran sungai. Tidak ada rasa kesadaran individu akan resiko saat banjir bandang. Cepat sekali melupakan masa lalu saat banjir terjadi pada musim hujan. Pola pikir yang ada memperoleh ekonomi saat ini. Sikap  mengutamakan keselamatan dan rasa aman masih rendah.

Peran BK adalah memberi kesadaran dengan berbagai pengetahuan dan informasi. Bagaimana cara menggugah kesadaran kolektif masyarakat agar kenal dan selamat dari bencana. Pendekatan spiritualitas dan religiusitas dapat mengubah kognitif individu mencapai kesadaran. (bersambung...)


Kejernihan Suara Hati

Jernihnya suara hati terpantul dari beningnya rasa. Melahirkan suara dan perilaku yang baik. Suara hati manusia adalah bisikan Ilahi yang telah diberikan pada tiap individu. Persoalannya, bagaimana mendengar dan melihat suara hati?


Friday, June 16, 2017

Puasa Ramadlan Jalan Menuju Taat Kepada Allah SWT

Puasa adalah milik Allah Swt. Orang yang berpuasa menahan diri dari makan dan minum. Namun demikian, puasa memiliki tingkatan bagi orang yang menjalankan. Puasa karena Allah SWT adalah tingkat utama. Dimana seorang akan melakukan puasa hanya mengharap ridla Allah SWT.

Saturday, April 01, 2017

Ujian Pra Tashih Qira'ati Tingkat Kabupaten

Sabtu, 1 April 2017.

Siang hari, Sabtu, 1 April 2017

diselenggarakan tes pra tashih metode Qira'ati tingkat kabupaten. Al~hamdulillah, saya punya kesempatan mendampingi anak yang akan ikut ujian. Terima kasih kepada Allah SWT atas anugrah yang membahagiakan ini.

Amah dan Ning Nazrin, Indi dan Lodi
Mendampingi anak yang sedang tes  kebahagiaan bagi penulis. Penulis bisa berempati langsung. Melihat rasa tegang, gemetar, tangan dan kaki dingin saat anak akan ikut tes. Rasa cemas yang dialami oleh peserta ujian adalah hal wajar. Kehadiran orang tua saat anak mau ujian adalah upaya memotivasi diri anak yang akan menunjukkan unjuk kerja maksimal.

Anak mengalami rasa tegang  takut dalam tes lisan. Anak mengikuti tanya jawab dengan penguji. Lebih dari 4 jam mengikuti serangkaian tes yang terdiri dari 8 bagian tes. 

Alhamdulillah, tes berakhir senang. Anak merasakan plong setelah ikut tes."Amah, aku lapar" kata anakku dengan polos setelah selesai tes. Hehe... silahkan makan nasi bungkusnya. 

Terima kasih para guru dan teman~teman yang mendukung lingkungan belajar agama Islam di pondok.