tag:blogger.com,1999:blog-9275360.post2451829631808416261..comments2007-09-01T09:10:54.076-07:00Comments on Suara Hati Seorang Perempuan: Kedubes AS Kunjungi Ponpes RangkangNajlah Naqiyahhttp://www.blogger.com/profile/09735070483253457123noreply@blogger.comBlogger2125tag:blogger.com,1999:blog-9275360.post-31734014726079760222007-09-01T09:10:00.000-07:002007-09-01T09:10:00.000-07:00assalamualaikum, mbak saya adalah seorang mahasisw...assalamualaikum, mbak saya adalah seorang mahasiswa di universitas teknologi malaysia, saya tertarik dengan tulisan mbak tentang pesantren compang-camping. saya adalah jebolan sebuah pesantren di sumatera barat, apa yang mbak tulis adalah benar adanya dan dapat saya rasakan realitinya. tetapi saya agak sedikit berpikir mengenai solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan mutu guru pesantren. kebanyakan negara maju adalah negara yang mayoritas dikuasai secara politik dan ekonomi oleh orang bukan islam, lebih lebih amerika yang dengan jelas memliki agenda "tersendiri" terhadap kemajuan umat islam. saya rasa kita tidak bisa memberikan 100% kepercayaan dan ketulusan yang kita miliki terhadap apa yang mereka katakan sebagai bantuan untuk meningkatkan taraf hidup umat islam. sudah terlalu banyak bukti dan bekas kerusakan yang mereka tinggalkan dalam perjalannya untuk mengusai dunia, dimana umat islam adalah korban terbesarnya. singkat kata, saya kurang setuju jika kita menggalakkan pertukaran pelajar/guru dengan negara yang jelas dikuasai oleh orang bukan islam, lebih-lebih jika biaya ditanggung oleh negara tersebut, saya yakin buntut dari biaya itu adalah ketaatan kita terhadap apa yang mereka inginkan. yang paling saya khawatirkan adalah selepas mereka(pelajar) kembali ke tanah air, mereka akan membawa virus yang akan menjadi perusak dan penjangkit atas kesucian islam sebagai agama yang kita yakini kebenarannya. sebagai contoh kecil berapa banyak diantara kita yang bisa menerima apa yang telah di usung oleh cak nur(alm) padahal dahulu kita kagum dengannya. bagi saya jika kita akan melakukan pertukaran pelajar/guru pesantren dengan negara maju, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan baik sebelum kita menerimanya.<BR/>pertama, apa yang akan mereka pelajari? saya setuju jika mereka diarahkan untuk belajar teknologi dan sains.<BR/>kedua, dengan siapa mereka akan tinggal? kita tahu bahwa lingkungan adalah faktor besar yang bisa merubah seseorang.<BR/>mungkin itu bisa menjadi pertimbangan sebelum kita dapat melepaskan duta terbaik kita berangkat menuju negara mereka.taufiqhttp://www.blogger.com/profile/07864669853002828000noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-9275360.post-90024031921967734192007-05-18T03:52:00.000-07:002007-05-18T03:52:00.000-07:00Assalamualaikum Wr.WbmOhOn bIoGrAFi pEnGaSuH JuGa ...Assalamualaikum Wr.Wb<BR/>mOhOn bIoGrAFi pEnGaSuH JuGa dI TaMpILkAn mAAf bArU GaBuNgg<BR/> DaN MaSAlAh yAnG TerJaDi dI PEsAnTreN JuGa bIsA Di bAhASSS<BR/>MaCaCiIiiHhhh <BR/>Wassalamualaikumriqie khadapihttp://www.blogger.com/profile/16539260809125486135noreply@blogger.com