Friday, January 31, 2020

Sodaqoh Menolong diri dan Orang lain

Mari lihat ke atas, langit putih dan matahari bersinar terang, Berganti malam dengan bulan dan bintang untuk memberikan ketenangan dengan malam. Semua bergantian siang dan malam dibawah kendali Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Alam semesta sempurna diciptakan oleh Allah SWT. Pohon-pohon berbuah dan sayur mayur tumbuh di tanah. Laut dan sungai terdapat ikan dengan segala ragamnya. Permintaan manusia dikabulkan oleh Allah SWT. Lalu mengapa, manusia masih enggan  bersodaqoh?



Sodaqoh (memberikan sebagian harta dan tenaga diri) untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Memberi ke sesama makhluk lainnya akan berbuah amal baik. Setiap kebaikan  kembali pada diri sendiri. Tetapi jika bakhil, sungguh Allah SWT Maha Kaya dan Maha Terpuji. Memberi ke  orang tua dan kerabat paling utama. Berjuta orang bekerja memberikan infak ke keluarga, kerabat, fakir miskin dan orang yang berjuang di jalan Allah SWT.

Sodaqoh dan infak adalah pemberian harta dan benda atau tenaga secara sukarelake orang yang membutuhkan. Allah SWT akan menerima infak hamba yang mengeluarkan apa yang sangat dicintainya secara tulus ikhlas. Manusia yang memberi perlu bisa memuliakan orang lain yang diberi. Mampu menjaga perasaan orang lain yang menerima pemberian. Memberi  dengan cara dan tingkah laku yang baik. Sebaliknya, manusia yang mengiringi pemberian dengan perkataan yang merendahkan orang lain dan menyombongkan diri, maka akan sia-sia. Pemberi hanya mencari kerelaan hati akan menambahkan kasih sayang, sehingga tumbuh rasa persaudaraan sejati.


Memberi adalah mutiara kemuliaan. Pemberian tulus atas nikmat Allah SWT yang telah dianugrahkan pada manusia yang dipilihnya. Memberi sebagian rizki memberi kedamaian bagi hati. Memberi akan merasa bahagia. Berbagi karunia yang telah Allah SWT titipkan, akan meringankan kebutuhan orang lain. Jika manusia membantu meringankan beban saudaranya, maka Allah SWT akan menolong kebutuhan hambanya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Kuasa.

Berbagi ke sesama membersihkan harta benda. Ada hak orang lain, dalam kepemilikan harta benda. Zakat harta yang telah mencapai nisab (ukuran) wajib dilakukan. Semua kebaikan akan kembali pada pelakunya. Namun, masih banyak yang enggan melakukan zakat karena rasa khawatir hartanya berkurang dan ditimpa kesulitan. Sungguh, ujian agar manusia memiliki keyakinan berpeang teguh pada Allah SWT. 

Sodaqoh dan infak adalah kata yang saling digunakan untuk mengajarkan manusia memberi. Memberi sebagian milik yang sangat dicintai. Memberi akan membuka kedekatan dan melahirkan rasa kasih sayang. Sodaqoh membuka pitu-pintu rahmat, keutamaan dan kemuliaan. Orang yang membagikan harta di jalan kebaikan tidak akan mengurangi jumlah harta tersebut, sebaliknya akan berkembang dan memiliki banyak kebiakan bagi yang melaksanakan. 

Sodaqoh melatih kesabaran, kekuatan dan keyakinan.
Kesanggupan memberi sebagian apa yang telah Allah SWT anugrahkan untuk sesama. Sodaqoh pada prinsipnya membuat hati rela memberikan apa yang kita capai untuk membahagiakan orang lain. Jika, mampu membahagiakan orang lain, Semoga Allah SWT akan memberi kebahagiaan hakiki     


wallahu a'lam bissawab

Najlah Naqiyah
  

No comments: